Bismillah walhamdulillah...
Kekok.
Kaku.
Terasa kekok dan kaku untuk menulis.
Lantaran dosa-dosa yang bersarang di hati,
juga dosa-dosa lama yang menghantui.
Namun,
aku tak lelah untuk menghampiri,
ku tebalkan wajah yang penuh dosa,
terduduk menghadap kebesaranMu ya Rabbi,
Masihkah ada cinta, redha dan perhatianmu untukku??
Tuhan..
Jangan biar diri ini sendiri,
dalam menyusuri hari-hari yang tak pasti.
Andai Kau serahkan hari ini
untuk ku corakkan sendiri
pasti rosaklah hari ku ini.
* * * * *
Dah lama tak menulis ya. Betul la. Susah benar nak istiqomah dengan amal soleh ni.
Ok, sajak di atas tu tak sedap jadi sila abaikan sebab ada sajak lagi sedap yang saya nak hadiahkan buat pembaca-pembaca yang disayangi kerana Allah. Nah! Ini dia...
Hati ini kembali terjengkang
Lagi dan lagi
Hanya kepada Allah ku bersandar
Khilaf dan lemahku
Ku serahkan
Lagi dan lagi
Hanya kepada Allah ku bersandar
Khilaf dan lemahku
Ku serahkan
Kemantapan belum menghampiri
Mungkin Allah belum memberi
Hanya yakin Allah di sisi
Jika aku ingini
Mungkin Allah belum memberi
Hanya yakin Allah di sisi
Jika aku ingini
Engkau pemilik hati
Jatuh bangunnya hamba yang ingini
Ampuni atas coretan noda di hati
Mendahulukan nafsu
Abaikan Engkau
Jatuh bangunnya hamba yang ingini
Ampuni atas coretan noda di hati
Mendahulukan nafsu
Abaikan Engkau
Segala puji hanya untukMu
Ingati hati agar tak makin terjengkang
Karena ini belum berarti
Hanya belaian angin yang menjatuhkan
Ingati hati agar tak makin terjengkang
Karena ini belum berarti
Hanya belaian angin yang menjatuhkan
Selalu ingin dengan Engkau
Selalu ingin ada Engkau
Agar hati ini terjaga selalu
Selalu ingin ada Engkau
Agar hati ini terjaga selalu
Amacam, sedap tak? Eh, mestilah sedap.
Baiklah teman-teman, jom kita dekat-dekatkan diri dengan Dia.
Moga Dia juga sentiasa dengan kita.^^,

This comment has been removed by the author.
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
Deletelebih trksan dgn yg atas drpd yg bawah...sbb yg atas adlh dr hati nti...
ReplyDeletelbih sedap...yum3...