Pages

Saturday, March 27, 2010

::About Baitul Muslim::

Alhamdulillah...
Masih hidup rupanya aku hari ini. Syukur kerana jari-jemari ini masih mampu mengetuk papan keyboard (tuptaptuptap..).

Melihat post bulan ini hanya satu, saya jadi tersenyum. Barangkali inilah yang dikatakan kita merancang dan Allah juga merancang. Saya merancang untuk berkongsi itu dan ini, alih-alih satu post saja yang berjaya dipublish untuk bulan ini (itu ketentuanNya). Mungkinkah kerana kesibukan bekejar kesana-kemari tapi kemana saja saya pergi?. Paling jauh pun ke Perlis. Pulang ke rumah beberapa hari kemudian pergi Bangi pula, menghadiri seminar Baitul Muslim.

Setelah diizinkan Allah untuk menghadiri seminar tersebut, terasa nak kongsi apa yang telah saya dengar dan catat. Walau terasa masih jauh untuk melangkah ke 'zon' itu tapi tak salahkan berkongsi ilmu .
      -sharing is caring =)-

Menjadi impian setiap insan punya pasangan yang baik dan rumahtangga yang diberkati.
Menurut penceramah,
"Dalam pemilihan pasangan, kita tak perlu mencari tapi mintalah kepada Allah. Sekiranya kita tsiqoh(yakin) kepada Allah, Dia akan bagi yang terbaik untuk kita. Kita mengharapkan rumahtangga yang dibina menjadi KUBU untuk memelihara Islam.

Kekalnya sesuatu bangsa ialah sejauh mana mereka mampu menyediakan generasi yang berpegang pada akidah. Musuh Islam sangat faham bahawa pentingnya pembentukan generasi yang berpegang pada akidah. Musuh sentiasa merancang bagaimana hendak memisahkan generasi akan datang dengan akidah mereka. Maka berlakulah pertarungan hebat antara kita yang bersungguh-sungguh membina generasi pewaris dengan musuh yang melakukan apa saja untuk melenyapkan akidah dalam jiwa generasi mendatang.
Islam sentiasa akan bertembung dengan jahiliyah. Maka, keluarga muslim adalah benteng dan wasilah utama untuk masuk ke medan ini.

Hah..nampak tu. Jangan ingat kahwin tu nak syok je. Ada agenda besar, agenda menyelamatkan AKIDAH. 

Perlu diingatkan bahawa “we get married to increase our iman. So, don’t start with sin”. Perhubungan antara lelaki dan perempuan tidak akan berlaku kecuali melalui jalur pernikahan.

Ingat..
Pilihlah pasangan yang akan menjadi SAHABAT DAKWAH yang baik, yang akan selalu mengingatkan bila lupa.

Saya suka kata-kata yang dikongsikan oleh penceramah ini,
“Seorang puteri muslimah sejati tidak akan menerima pemuda yang akan menjadi pasangan hidup kecuali dia adalah seorang muslim sejati yang mendukung DAKWAH ISLAMIYAH”.

Tambahnya lagi,
Perjelaskan tujuan pembinaan rumahtangga iaitu untuk meningkatkan iman dan sebagai sumber taqwa serta pahala.
Jadikan rumahtangga, PROJEKTOR yang akan memancarkan cahaya kepada orang-orang yang kebingungan.

Itulah serba sedikit yang mampu saya share. Nak tulis bebanyak penat pulak kalian nak baca. Segala perkongsian tu saya petik daripada slot 1 dan penceramah yang dimaksudkan adalah Encik Rosdi Baharom. Fikir-fikirkanlah ye..

Berbekalkan ketsiqohan kepada Allah, kosongkanlah hati kita dari mana-mana individu (harap faham ye istilah 'individu' ni). Dan sememangnya saya takut untuk meletakkan sesiapa di hati . Dari mata kasar mungkin si dia tampak baik, namun kita tak tahu siapa yang Allah takdirkan terbaik untuk bersama kita. Only Him know the best..Yang pasti terus berdoa..dan berdoa.

Akhir kalam, yang baik jadikan pedoman, yang buruk abaikan je la. 
                                                         ~Wallahualam~

                                              
note: ~ to k.Fathin Fadzil. Selamat mendirikan baitul muslim (lama tak ym ngan dia).
         ~sudah letih dengan usikan teman-teman (bawa besabar hai teman-teman sekalian, ana tak potong linenyer) 



Wednesday, March 17, 2010

..:Satu pengalaman, satu pengajaran-ALERT 2010 :..

ALERT 2010

Tersimpan pelbagai kisah,
suka dan duka yang kini tinggal sejarah..



Di sini..
aku belajar,
mengutip pengalaman,
mengasah bakat kepimpinan,
membina semangat berlandaskan iman..

Tragedi..
tiada yang menyangka,
namun itu ketentuanNYA,
 pasti ada tarbiyah dariNYA,
kerana DIA terlalu menyayangi kita..

Biar kekurangan beribu,
itu bukan halangan untuk terus maju,
asalkan kita mahu perbaiki kualiti dan mutu..

Teruskan perjuangan..

Alhamdulillah..syukur kepada ALLAH yang telah memberikan saya kekuatan, masa dan peluang menyumbang bakti dalam ProActive Leadership Retreat 2010 yang telah diadakan di Eagle Park Resort,Perlis baru-baru ini. Jika tahun-tahun sebelum ini saya hanya sebagai peserta namun kali ini ALLAH telah memilih saya untuk bersama-sama dengan barisan fasilitator. Pengalaman yang cukup berharga saya kira, alhamdulillah..

Melihat kesungguhan dan semangat adik-adik peserta, terselit kekaguman dalam hati. Moga-moga semangat kalian adalah berlandaskan iman. Sememangnya Islam memerlukan para syabab dan fatayat yang bersemangat dalam memperjuangkan Islam, bukan mereka yang berjiwa lemah (moga jiwa saya juga tidak lemah).




Tak banyak yang mampu saya coretkan kali ini..
Pesan saya moga ALLAH tabahkan hati hamba-hambaNya terutamanya mereka yang sedang diuji ALLAH.
Sesungguhnya ALLAH Maha Mengetahui atas segala sesuatu.

* kita sama-sama berjuang... *

Buat teman-teman fasilitator khususnya bahagian akhawat, semoga ALLAH meredhai kerja-kerja kita. Segala yang telah dilalui pastinya menjadi pedoman berguna di masa hadapan. Terima kasih atas tunjuk ajar dan pertolongan kalian. Ya ALLAH..peliharalah ikatan hati-hati antara kami dan terus kuat untuk bekerja di jalanMU..

Tuesday, February 23, 2010

Dia telah sedar, bagaimana kita...?

Alhamdulillah..
mari ucapkan syukur padaNYA,
sama-sama hargai pemberianNYA,
yang paling utama, yang sering kita ulang-ulangi,
nikmat atas segala nikmat, IMAN dan ISLAM...

Sedang asyik melayari internet, mata ibu tertarik pada satu artikel. Dan dia memanggil saya untuk berkongsi apa yang sedang dibacanya.

"Loon" Penyanyi Rap Terkenal AS yang Masuk Islam,
begitulah tajuknya..dan saya terus tertarik.

Selasa, 23/02/2010 12:55 WIB


Grup music rap Bad Boy amatlah kesohor di Amerika. Loon adalah penyanyi yang terkenal bersama grup tersebut yang memiliki nama asli Chauncey L. Hawkins. Setelah masuk Islam, Loon merubah namanya menjadi Amir Junaid Muhaddith. Bukan hanya Loon yang masuk Islam, isteri dan anak-anaknya juga ikut langkah baik pemimpin keluarga mereka.

Tidak berapa lama setelah masuk Islam, Amir berangkat ke tanah suci Makkah, bertemu dengan para Imam Masjidil Haram.

Di depan Ka’bah itulah Amir menemukan jati dirinya sebagai seorang hamba Allah yang memiliki misi ibadah kepada-Nya. Amir masuk Islam setelah kumpulan lagu terakhirnya terjual 7 juta copy. Coba bayangkan, kalau per copy saja keuntungannya $ 1.00, maka maka sekitar $ 7 juta masuk kekantong Loon, atau sekitar 70 miliyar rupiah.
Sungguh uang yang sangat banyak bukan ?

Uang yang melimpah yang ia hasilkan dari musik itu ternyata tidak membuat Amir semakin menikmati hidup ini. Bukan uang yang melimpah dan ketenaran sejagat yang membuat Amir menikmati kebahagiaan hidup. Soal uang, ketenaran dan berbagai penghormatan manusia sudah ia dapatkan, baik di Amerika sendiri maupun dari kawasan dunia lainnya. Lalu, Islamlah yang ia pilih untuk menggapai kebahagiaan hakiki itu. Ternyata semua bentuk kesuksesan dunia yang ia dapatkan, tak menghalanginya untuk masuk Islam dan memilih Islam sebagai the way of life-nya.

Tak heran jika setiap Muslim yang melihat atau mendengar kisah Loon ini, spontan terucap di lidah mereka : Alhamdulillah, selamat datang saudaraku seiman. Salut luar biasa. Harta yang melimpah dan ketenaran sejagat ditinggalkan demi hidup sebagai seorang Muslim yang taat. Sementara di negeri kami yang terkenal sebagai negeri Muslim, malah orang berlomba-lomba mengejar fatamorgana dunia dan ketenaran itu.

Sungguh besar pengorbananmu. Uang, harta dan ketenaran itu mungkin tidak akan Anda dapatkan lagi seperti saat sebelum memilih agama yang benar ini sebagai jalan hidup. Pasti Amir sudah memperkirakan itu semua dengan penuh kesadaran dan pemahaman yang mendalam. Itulah resiko menjadi Muslim taat, khususnya di Amerika yang terkenal pemerintahnya anti Muslim taat seperti Amir.

Amir menemukan cahaya Islam belum genap satu tahun, atau sekitar 10 bulan lalu. Musim Haji yang lalu, ia datang ke Makkah untuk menunaikan ibadah Haji dan berkunjung ke Madinah, kota Rasul Saw. Amir juga berkunjung ke Riyadh, ibu kota Kerajaan Arab Saudi dan bahkan ke beberapa kota di negara-negara Arab teluk, seperti United Arab Emirates. Dalam kunjungannya itu, Amir mendapatkan sambutan yang luar biasa. Beberapa media pun antri untuk mewawancarainya, termasuk Aljazeera, stasiun tv terkemuka di Qatar yang mampu melawan kebohongan dan hegemoni CNN milik raja media Yahudi bernama Murdoch.

Amir yang saat ini berusia 34 tahun menceritakan isi hatinya yang paling dalam tentang keislamannya sambil berkata : Saya meraih ketenaran yang luar biasa di kalangan masyarakat Amerika karena musik. Saya sukses luar biasa dalam dunia musik sehingga saya menjadi 10 penyanyi top Amerika berdasarkan rating media Amerika sendiri. Ketenaran saya meningkat tajam saat berduet bersama penyanyi kelas dunia Bop Diddy sehingga penjualan kaset rekaman lagunya lebih dari 7 juta copy. Saya telah menulis 52 lagu.


Amir menambahkan; Anda boleh percaya atau tidak. Kendati memiliki harta yang melimpah dan ketenaran, saya tidak pernah merasakan kebahagiaan dan ketenangan jiwa. Sampai ketika saya berkunjung ke Abu Dhabi 7 bulan yang lalu, saya terkaget-kaget dengan budaya kaum Muslimin Arab. Saat itu saya mendengar lantunan suara azan dan saya melihat orang-orang bergerak menuju Masjid-Masjid yang terdekat untuk menunaikan shalat. Mereka terlihat berakhlak mulia dan berinteraksi dengan baik dengan siapa saja. Saat itu timbul pertanyaan dalam benak saya tentang hakikat agama mereka (Islam).
 Apakah Islam itu hanya khusus untuk bangsa Arab, atau untuk semua manusia?
Sampai akhirnya saya mendapat jawaban yang konprehensif bahwa Islam itu adalah agama untuk semua manusia, tanpa membedakan keturunan, suku dan bangsa.


Amir sedang membaca Al-Qur’an dan bertekad menjadi Da’i, mengajak teman-temannya kembali ke jalan yang benar

Setelah berfikir mendalam, saya putuskan masuk Islam dan saya shalat pertama kali saat kembali ke tempat tinggal saya di New York. Sejak itulah saya berubah total. Saya tinggalkan musik secara total. Saya keluar total dari komunitas di mana saya habiskan hidup saya sebelumnya selama 17 tahun. Sekarang saya merasakan ketenangan batin yang sejak lama saya rindukan. Saya merasa bertambah tenang lagi setelah isteri dan anak saya juga masuk Islam.

Semangat saya untuk belajar dan mengenal Islam semakin bertambah, karena tertanam niat dan tekad untuk mengajak orang lain kembali kepada Islam. Saya juga telah bergabung dengan lembaga dakwah Islam Kanada, bidang penyebaran Islam. Saya memiliki program khusus terkait masalah tersebut, yakni mengajak para penyanyi dan seniman top dunia untuk mengenal Islam dan prinsip-prinsipnya.


Amir (sebelah kiri) shalat bersama saudara-saudaranya yang telah masuk Islam sebelumnya

Terakhir Amir menyampaikan nasehatnya kepada generasi muda Muslim di mana saja berada : Ini adalah ucapan saya yang keluar dari lubuk hati yang dalam. Kepada setiap pemuda dan generasi Muda Muslim. Jangan sekali-kali terpengaruh oleh peradaban Barat, demikian juga dengan tradisi mereka.

Jangan sekali-kali meniru lagu-lagu Barat dan prilaku mereka serta apa saja yang dilakukan oleh penyanyi Amerika atau Barat lainnya. Berbanggalah dengan Islam dan agama ini yang sekarang sedang dicari-cari oleh orang-orang kaya dan orang-orang terkenal di dunia. Setelah mereka mengenal Islam, mereka akan tahu bahwa apa yang mereka kerjakan bertahun-tahun sebelumnya tidaklah bermutu dan berguna.

Banggalah Anda sebagai Muslim. Kenalilah Allah sebagai Tuhan Pencipta dan kenalilah Nabi Muhammad Saw. sebagai Rasul yang membawa misi keselamatan. Shadaqta ya Amir. Anda benar saudaraku

Subhanallah..Saya kagum dengannya.

Jika umat di barat ramai terpesona dengan ISLAM,
tetapi sayang umat di sini 'tersihir' dengan peradaban barat yang nampak indah tetapi nyata merosakkan dan menyesatkan.

Moga ALLAH memelihara iman kita semua..AMINN..

p/s: boleh rujuk di sini

Man Ana...???

My photo
Kuliyyah of Islamic Revealed Knowledge and Human Sciences. International Islamic University Malaysia. Full time student and muslimah

Thanks for coming..i'll visit u back insyaallah..^^,

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails

Dalam sujud cintaku-Devotees



Apa kata anda??